Kamis, 18 Agustus 2016

Fotografi


Hey guys bertemu lagi dengan saya, kali ini saya akan memberikan beberapa koleksi jenis fotografi seperti landscape fotografi, macro fotografi, dan teman - temannya yang laen, inilah hasil bidikan kamera yang saya ambil, selamat melihat guys.

1. Landscape Fotografi




2. Street Fotografi




3.Macro Fotografi



4. Architecture Fotografi


5. Fashion Fotografi


Itu guys koleksi hasil koleksi bidikan kamera saya, gimana ? keren kan, sekian dulu ya guys sampai jumpa di postingan berikutnya. JANGAN LUPA DI KOMEN & DI LIKE YA, OK.

Salam Blogger











Rabu, 17 Agustus 2016

Dengan Semangat Baktimu, Teruslah Membangun Negriku Bersama Universitas Terbuka


Hey guys berhubung dalam rangka HUT Universitas Terbuka (UT), kali ini saya akan menceritakan dan membahas salah satu Universitas yang tersebar di seluruh Indonesia yaitu Universitas Terbuka atau sering disebut dengan UT, berikut kita simak sama-sama ya.....okey, let's go....

#Sejarah 

Universitas Terbuka (UT) merupakan Perguruan Tinggi Negri ke-45 di Indonesia yang diresmikan pada tanggal 4 September 1984, berdasarkan keputusan Presiden RI Nomor 41 Tahun 1984. UT memiliki 4 Fakultas, yaitu Fakultas Ekonoki (FEKON), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) untuk jenjang Diploma dan Sarjana sejak tahun 2014, UT membuka jenjang Magister pada program Pascasarjana.



#VISI:
Pada tahun 2021 UT menjadi institusi PTTJJ berkualitas dunia dalam menghasilkan lulusan pendidikan tinggi yang memiliki daya saing tinggi serta dalam mengembangkan teori dan praktek PTTJJ.
#MISI:
Menyediakan akses pendidikan tinggi yang berkualitas dunia bagi semua lapisan masyarakat melalui penyelenggaraan berbagai program PTTJJ untuk menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi.
Mengkaji dan mengembangkan sistem PTTJJ
Memanfaatkan dan mendiseminasikan hasil kajian keilmuan dan kelembagaan untuk menjawab tantangan kebutuhan pembangunan Nasional


Berikut video profil Universitas Terbuka :





#Fasilitas :

1.Wisma Universitas Terbuka

Sebagai salah satu fasilitas penunjang di Universitas Terbuka (UT), Wisma UT yang terdiri dari:
::. Wisma 1 dengan kapasitas 16 kamar
::. Wisma 2 dengan kapasitas 46 kamar
::. Wisma 3 dengan kapasitas 45 kamar
Wisma dapat disewa oleh masyarakat umum atau instansi dengan mengajukan pemesanan terlebih dahulu.
Fasilitas lain yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum adalah sebagai berikut:
::. Balai Sidang UTCC dengan kapasitas 1250 kursi di lantai dasar dan 750 kursi di tribun;
::. Lapangan tennis hard-court outdoor;
::. Lapangan Futsal;
::. Tempat Fitnes;
::. Jogging track mengelilingi danau.

2.Verifikasi Ijazah Universitas Terbuka (UT)


3.Majalah Komunika












#Registrasi :

Jenis Registrasi
UT memberlakukan 2 (dua) jenis registrasi, yaitu (1) pendaftaran mahasiswa baru/registrasi pertama dan, (2) registrasi mata kuliah. Pendaftaran mahasiswa baru/registrasi pertama merupakan pencatatan data pribadi (DP) mahasiswa beserta mata kuliah yang diambil pada semester pertama. Pencatatan DP hanya dilakukan satu kali selama menjadi mahasiswa UT. Selanjutnya mahasiswa harus melakukan registrasi mata kuliah yang diambilnya pada tiap semester berikutnya.
 


Waktu Registrasi
Pendaftaran mahasiswa baru dan registrasi matakuliah dilakukan setiap semester sesuai kalender akademik tahun berjalan. Kalender akademik dapat diakses pada laman UT (http://www.ut.ac.id) atau diperoleh dari UPBJJ-UT setempat. Mahasiswa dianjurkan untuk melakukan registrasi dan membeli bahan ajar pada awal masa registrasi agar mempunyai cukup waktu untuk belajar.
 


Tempat Registrasi
Registrasi dilakukan di UPBJJ-UT atau secara online. Formulir registrasi dapat diperoleh di UPBJJ-UT atau di laman UT (http://www.ut.ac.id). Mahasiswa yang berdomisili di luar negeri, registrasinya dilakukan melalui UPBJJ-UT Layanan Luar Negeri, kecuali bagi mahasiswa yang berdomisili di Singapura dan Malaysia, registrasi dilakukan di UPBJJ Batam.






#Sistem Pembelajaran :

*Cara Belajar
 

Mahasiswa UT diharapkan dapat belajar secara mandiri. Cara belajar mandiri menghendaki mahasiswa untuk belajar atas prakarsa atau inisiatif sendiri. Belajar mandiri dapat dilakukan secara sendiri ataupun berkelompok, baik dalam kelompok belajar maupun dalam kelompok tutorial. UT menyediakan bahan ajar yang dirancang untuk dapat dipelajari secara mandiri. 
Selain menggunakan bahan ajar yang disediakan oleh UT, mahasiswa juga dapat mengambil inisiatif untuk memanfaatkan bahan bacaan lain diperpustakaan mengikuti tutorial, baik secara tatap muka maupun melalui internet, radio, dan televisi; serta memanfaatkan sumber belajar lain seperti bahan ajar berbantuan komputer dan program audio/video. Apabila mengalami kesulitan belajar, mahasiswa dapat meminta informasi tentang bantuan belajar kepada Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka (UPBJJ-UT) setempat.

*Sistem Kredit Semester

UT seperti halnya perguruan tinggi yang lain, menerapkan Sistem Kredit Semester (SKS) untuk menetapkan beban studi mahasiswa. Dalam sistem ini, beban studi yang harus diselesaikan dalam satu program studi diukur dengan satuan kredit semester (sks). Setiap mata kuliah diberi bobot 1-6 sks. Satu semester adalah satuan waktu kegiatan belajar selama kurang lebih 16 minggu.

#Biaya Pendidikan :
- Sistem Paket Semester (SIPAS) Plus 1) 2)

*Uang Kuliah Rp 2.400.000
- Sistem Paket Semester (SIPAS) Penuh 1) 3)

*Uang Kuliah Rp 2.200.000,00/ semester
-Sistem Paket Semester (SIPAS) Semi 1)

*Program Studi D-II Perpustakaan dan D-IV Kearsipan, Uang Kuliah : 
Rp. 1.600.000,00/ semester
*Program Sarjana, Uang Kuliah : Rp. 1.750.000,00/ semester
- SIPAS Non TTM
 

*Program Diploma, Uang Kuliah : Rp. 1.150.000,00/ semester
*Program Sarjana, (Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota) Uang Kuliah : 
Rp. 1.750.000,00/ semester ; (Program Sarjana Lainnya) Uang Kuliah : 

Rp. 1.300.000,00/ semester.

Untuk keterangan lebih lanjut dapat dilihat di : http://www.ut.ac.id/biaya-pendidikan



#Kesan dan Pengalaman :


           Dulu Ayah saya pernah kuliah di Universitas Terbuka pada tahun 1992 waktu Ayah saya tugas di Maluku Utara UPBJJ Ambon, menurut pendapat beliau kuliah di Universitas Terbuka itu mudah dan simpel karena memang diberikan kemudahan dan kelonggaran baik waktu maupun tempat, dan UT itu merupakan universitas yang memang terbuka bagi semua kalangan maksudnya, tidak membatasi usia, jadi meskipun sudah tua dapat kuliah di UT, atau para pekerja namun ingin berkuliah/kuliah sambil kerja, dan juga waktu tatap mukanya tidak terlalu lama, sehingga mahasiswa harus belajar mandiri dengan modul-modul pembelajaran.

Terima kasih ya guys telah menyempatkan waktu  untuk melihat blog saya, semoga dapat memberikan pandangan, wawasan, atau bahkan dapat tertarik dengan Universitas Terbuka, sekian dulu ya guys bila ada salah kata mohon dimaafkan.

Salam Blogger.






"Tulisan ini dibuat untuk mengikuti lomba blog dari Universitas Terbuka dalam rangka memperingati HUT Universitas Terbuka ke-32. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan jiplakan."

Senin, 15 Agustus 2016

Review Kamera Canon EOS 1200D, 1100D, dan 700D

Hey guys, jika kalian pengen beli kamera DSLR kalian pasti membandingkan bagaimana spesifikasinya dan berapa sih harganya ? Untuk itu kali ini saya akan membahas tentang bagaimana sih rewiew kamera Canon EOS 1200D, 1100D, dan 700D itu ? berikut kita simak penjelasannya :


Canon EOS 1200D
Kamera ini cocok buat kamu yang lagi belajar fotografi gais, atau kalau cuma mau dipakai buat gaya-gayaan saat kamu lagi piknik juga oke kok. Nah, kalau kamu kepengen membeli Canon EOS 1200D, kita bahas dulu yuk mengenai kamera ini.

Desain Canon EOS 1200D

Canon EOS 1200D 3
Canon EOS1200D memiliki desain layaknya kamera dslr pada umumnya. Desainnya yang kompak dan ergonomis tentu akan membuat kamu lebih nyaman saat menggunakan kamera ini untuk menemani aktivitas fotografi. Selain itu, kamera ini juga telah dilengkapi dengan layar berukuran 3 inch.

Performa Canon EOS 1200D

Canon EOS 1200D 5
Kamera ini dilengkapi dengan image prosesor DIGIC 4 yang sudah bisa diandalkan untuk kebutuhan fotografi sehari-hari. Dengan image prosesor ini, maka proses olah data akan menjadi cepat.

Sensor Kamera Canon EOS 1200D

Canon EOS 1200D 4
Canon EOS 1200D mengandalkan sensor APS-C CMOS 18 MP, 22,3 x 14,9 mm. Sensor kamera ini tentu sudah bisa diandalkan, baik dalam kondisi cahaya melimpah maupun saat kondisi minim cahaya.

Harga Kamera Canon EOS 1200D di Indonesia

Buat kamu yang tertarik untuk membeli Canon EOS 1200D, kamu bisa langsung menuju Lazadadan membelinya dengan banderol harga RP 4.399.000,00.

Spesifikasi Canon EOS 1200D
Model
APS-C Digital SLR
Resolusi Gambar
18 Megapixels
Sensor
CMOS sensor, 22.3 x 14.9mm
Dust Reduction System
Yes
Format Gambar
  • Still Images : JPEG, RAW
  • Movies : MOV, MPEG-4 AVC/H.264
  • Audio : Linear PCM
Format Video
MOV, MPEG-4 AVC/H.264
Lens Mount
Canon EF mount
Auto Fokus
TTL secondary image-registration, phase detection
Sistem Metering
TTL secondary image-registration, phase detection
  • Evaluative metering (linked to all AF points)
  • Partial metering (approx. 10% of viewfinder at center)
  • Center-weighted average metering
AE Lock and AE Bracketing
AE lock :
  • Auto : Applied in One-Shot AF with evaluative metering when focus is achieved
  • Manual : By AE lock button
Exposure Compensation
  • Manual : ±5 stops in 1/3- or 1/2-stop increments
  • AEB : ±2 stops in 1/3- or 1/2-stop increments (can be combined with manual exposure compensation)
ISO Sensitivity
  • Basic zone modes : ISO 100 – ISO 3200 set automatically
  • Creative Zone modes : ISO 100 – ISO 6400 set manually (whole-stop increments), ISO 100 – ISO 6400 set automatically, maximum ISO speed settable for ISO Auto, or expandable to “H” (equivalent to ISO 12800)
Shutter
  • Type : Electronically-controlled, focal-plane shutter
  • Shutter speeds : 1/4000sec. to 30sec. (Total shutter speed range. Available range varies by shooting mode.), Bulb, X-sync at 1/200sec.
White Balance
Auto, Preset (Daylight, Shade, Cloudy, Tungsten light, White fluorescent light, Flash), Custom White Balance correction and White balance bracketing possible
  • * Flash color temperature information transmission enabled
Viewfinder
  • Type : Eye-level pentamirror
  • Coverage : Vertical / Horizontal approx. 95% (with Eye point approx. 21mm)
  • Focusing screen : Fixed, Precision Matte
  • Mirror : Quick-return type
  • Magnification : Approx. 0.8x (-1m-1 with 50mm lens at infinity)
  • Depth-of-field preview : Enabled with Custom Function setting
LCD Monitor
3″ TFT colour liquid-crystal monitor
Internal Flash
Built-in flash Retractable, auto pop-up flash
External Flash
EX-series Speedlite
Live View
Yes
Playback
Yes
Media Penyimpanan
SD memory card, SDHC memory card, SDXC memory card
Konektivitas
  • Digital terminal : Computer communication, Direct printing (Hi-Speed USB equivalent), GPS Receiver GP-E2 connection
  • HDMI mini OUT terminal : Type C (Auto switching of resolution), CEC-compatible
  • Remote control terminal : For Remote Switch RS-60E3
  • Eye-Fi card : Compatible
Sumber Daya
Battery : Battery Pack LP-E10 (Quantity 1)
  • ** AC power can be supplied via AC Adapter Kit ACK-E10
Dimensi
129.6 x 99.7 x 77.9 mm (W x H x D)
Berat
Approx. 435g (Body only)



Kemudian yang berikutnya untuk DSLR pemula yang populer yaitu Canon EOS 1100D (Digital Rebel T3). Kamera seharga 4,5 juta plus lensa kit EF-S 18-55mm IS ini adalah penerus dari EOS 1000D yang penjualannya sukses di masa lalu, dengan segmentasi utama adalah kalangan budget minded yang mencari kamera simpel, bagus namun terjangkau. EOS 1100D ini dihadirkan untuk menjadi kompetitor seperti Nikon D3100, Pentax K-r maupun Sony A390. Seperti apa review yang saya buat terhadap si mungil ini?
Pendahuluan
Canon menerapkan strategi yang agak unik dalam melakukan segmentasi produk DSLR mereka. Bila dulu kita menganggap EOS tiga digit (350D, 400D, 450D dst) adalah kamera pemula, maka kini EOS empat digitlah yang jadi DSLR kelas basic dari Canon yang sesungguhnya. Bila tiga tahun lalu EOS 1000D didesain begitu basic dan sederhana, kini pada penerusnya yaitu 1100D terdapat sejumlah peningkatan seperti resolusi sensor, jumlah titik AF, modul metering, prosesor dan yang terpenting adalah HD movie. Beberapa fitur dari 1100D pun tampak overlap dengan 550D/600D dalam arti banyak kemiripan fitur antara kamera kelas basic (empat digit) dengan Canon kelas tiga digit. Maka itu wajar kalau saya memprediksi EOS 1100D bakal mengulang sukses dengan meraih penjualan yang tinggi, terutama bila kita tidak terlalu membutuhkan segala kelebihan yang ada di EOS tiga digit.
https://gaptek28.files.wordpress.com/2011/10/eos-1100d.jpg?w=660
Mari kita simak apa yang ditawarkan oleh DSLR basic ini :
·         sensor CMOS 12 MP
·         prosesor Digic IV
·         kemampuan merekam HD movie 720p
·         kemampuan metering dengan 63 zone (fokus, warna dan luminance)
·         memakai modul AF dengan 9 titik (satu yang ditengah cross type)
·         mencapai ISO 6400
·         kecepatan burst 3 fps
·         LCD 2,7 inci, resolusi 230 ribu piksel
·         HDMI out
·         dijual bersama lensa kit 18-55mm IS mark II
Not bad kan? Bila dibanding dengan EOS 600D, maka perbedaannya hanya di megapiksel (12 MP vs 18 MP), resolusi HD video (720p vx 1080p) dan sedikit lebih cepat (3 fps vs 3,7 fps). Selain itu 600D punya layar LCD resolusi tinggi yang bisa dilipat dan bisa mentrigger lampu kilat eksternal secara wireless. Namun keduanya sama dalam hal desain (termasuk pentamirror dan bodi plastik), modul AF 9 titik, modul metering 63 zone (yang persis sama seperti di EOS 7D) dan ISO 6400.
Tinjauan fisik
Kita mulai saja. Bodi EOS 1100D terbuat dari bahan plastik dengan permukaan yang terlalu halus tanpa tekstur, agak terkesan murahan. Gripnya pun akan terasa agak kecil terutama bagi orang yang bertangan agak besar seperti saya, tapi mungkin akan terasa pas bila yang menggenggam adalah kaum wanita
https://gaptek28.files.wordpress.com/2011/10/1100d-front-e1319808009622.png?w=362&h=314
https://gaptek28.files.wordpress.com/2011/10/1100d-back-e1319807982296.png?w=367&h=285
Desain secara umum 1100D relatif tipikal EOS pemula dengan area atas terdapat tombol ON-OFF, satu roda putar untuk mengatur eksposur, satu mode dial dan satu tombol untuk menyalakan flash. Semuanya terkonsentrasi di sebelah kanan sehingga mudah dijangkau jari telunjuk kanan. Saya pribadi tidak menyukai desain roda pengaturan eksposur yang diputar dengan jari telunjuk seperti pada semua DSLR Canon. 

Kelebihan dan Kelemahan Canon EOS 700D / EOS Rebel T5i / EOS Kiss X7i

Kamera EOS 700D dikenal juga dengan nama lain EOS Rebel T5i atau EOS Kiss X7i adalah DSLR dengan resolusi maksimum 18 megapixel, memiliki sensor CMOS berukurang APS-C. Untuk kualitas gambar tidak perlu diragukan karena hasil foto dari kamera ini adalah indah dengan warna yang akurat. Salah satu hal yang penting dari kamera Canon EOS 700D adalah digunakannya image processor terbaru DIGIC 5 untuk menghasilkan kulitas gambar yang indah, serta kecepatan proses yang sangat baik. Ini adalah salah satu yang membedakan jika kamera Canon EOS 700D dibandingkan dengan Canon EOS 1200D.


Jika sebelumnya kita pernah menggunakan kamera Canon EOS 650D, sebenarnya tidak banyak upgrade yang terjadi pada Canon EOS 700D, namun peningkatan bisa dirasakan pada bagian noise reduction sampai dengan ISO 25.600, peningkatan pada kecepatan Auto Focus, dan beberapa hal penting lainnya.

Merekam video menjadi salah satu hal yang penting dalam dunia digital photography saat ini, oleh karena itu kamera Canon EOS 700D juga memiliki kemampuan merekam video dengan resolusi maksimum Full HD 1080p pada 30fps. Yang lebih hebatnya lagi, kamera ini dapat merekam suara video dalam format stereo serta terdapat juga filter untuk membantu memperjelas hasil rekaman suara pada video tersebut. Format codex yang digunakan adalah standard H.264 Motion JPEG yang mampu melakukan optimalisasi ukuran file size hasil rekaman tanpa mengorbankan hasil yang indah, semua akan tersimpan pada memory SD Card atau SDHC card atau SDXC card. Untuk hasil yang baik, disarankan menggunakan memory SD Card dengan kecepatan yang tinggi untuk menghindari terjadinya penundaan saat kamera Canon EOS 700D menuliskan hasil rekaman atau foto pada memeory tersebut.

Sama seperti DSLR lainnya, kamera Canon EOS 700D memiliki optical viewfinder yang memiliki ke-akuratan sampai dengan 95%, untuk mendapatkan akurasi sampai 100%, kita dapat menggunakan LCD dengan ukuran 3 inchi sebagai live-viewfinder. Kekurangan dari kamera DSLR biasanya adalah view finder yang belum support touch screen, namun Canon EOS 700D sudah menutupi kekurangan tersebut dengan memiliki kemampuan touch-screen pada capacitive LCD untuk menavigasi menu-menu didalamnya. LCD-nya juga bisa gerakan dan diputar untuk mempermudah kita preview object foto kita pada kondisi yang sulit. LCD Canon EOS 700D juga bisa diputar mengarah ke depan untuk berfoto selfie.

Salah satu kekurangan lain dari Canon EOS 700D adalah tidak tersedianya build-in GPS dan juga tidak tersedia Wifi untuk melakukan transfer hasil capture atau berkomunikasi dengan gadget lainnya. Tetapi masalah ini bukan menjadi unsur yang penting dalam dunia photography, karena hal tersebut hanya merupakan fasilitas tambahan saja, tidak mempengaruhi keindahan foto dan kecepatan akses.
Hal Penting tentang Cara Menggunakan / Cara Pakai Canon EOS 700D Pertama Kali


  1. Charge Battery Lithium Original sampai penuh pada charger yang tersedia

  2. Pastikan lensa sudah terpasang dengan baik (tidak longar)

  3. Geser tombol ke Posisi ON untuk memfoto

  4. Geser tombol ke Posisi gambar Video untuk merekam video

  5. Secara default, kamera akan shutdown otomatis jika tidak digunakan sampai periode waktu tertentu, tetapi tetap disarankan untuk mematikan secara manual dengan mengeser ke tombol OFF untuk mengehemat penggunaan baterai

  6. Gunakan LCD untuk mempermudah pengambilan foto pada object yang sulit

  7. Gunakan Optical Viewfinder untuk menghemat baterai

  8. Untuk Pemula, silahkan putar tombol dial ke arah A yang artinya Auto, kamera akan mencari settingan terbaik pada segala kondisi, gunakan arah lainnya jika kita sudah memahami fungsinya
Banyak pilihan yang berbagai macam jenis kamera digital dipasaran, dengan harga yang bervariasi dan tentunya feature yang berbeda juga. Beberapa user menanyakan apakah memilih Mirrorless atau DSLR Canon EOS 700D ? Jawabannya sangat tergantung dengan kebutuhan kita, untuk Mirrorless tentunya saat ini memiliki kemampuan yang semakin mendekati DSLR, namun kecepatan AF dan fungsi lainnya sampai saat ini masih sebagian besar lebih lengkap DSLR, mungkin hal ini bisa berubah sesuai dengan perkembangan teknologi, yang paling penting kita harus menyesuaikan dengan budget dan kebutuhan.

Sumber :